Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi LDR Bersabar Menunggumu Pada Waktunya Akan Bertemu

raditiacerpen.com_Seorang yang sampai hari ini belum berani untuk melangkah menuju jenjang pacaran yaitu saya 😅 hahahaha. Tapi puisi ini untuk kamu yang sedang memiliki kekasih hati. Tapi kalian sedang berjauhan. Kalian sedang berada di kota yang berbeda mungkin. 

Semoga kalian terus langgeng dan tidak terhalang oleh apapun dan pada akhirnya dipertemukan dan menikah. Punya anak dan hidup bahagia sampai maut memisahkan. Tapi jangan lupa hidup ini realita akan selalu ada persoalan dibalik setiap senyuman.

Tanpa banyak bacot lagi, selamat menikmati puisi dari saya. Puisi LDR Bersabar Menunggumu Pada Waktunya Akan Bertemu. Pusi LDR dan ini puisi pertama yang saya tulis tentang LDR looooo, saya coba berimajinasi masuk ke dalam dunia percintaan yang sedang LDR. Kalau kamu jomblo seperti saya, saya harap jangan baper. 

Puisi LDR Bersabar Menunggumu Pada Waktunya Akan Bertemu



1. Menatap langit

Rindu yang tidak tertahan

Dikala senja hari, menyelimuti hati

Hati yang selalu ada untuk mengasihimu

Setiap alunan musik, terbayang indahnya senyumanmu


Aku merasa sangat beruntung dapat mengenalmu

Mengungkapkan cinta pada masa itu padamu

Dan kau juga berkata, kau cinta padaku

Namun kehidupan, harus terus dijalani


Aku harus hidup, hidup menempuh pendidikan

Membawa nama ayah dan ibuku

Untuk kehidupan yang mandiri

Maka aku harap kamu bersabar


Aku pergi, bukan meninggalkanmu

Tapi aku berjuang untuk kehidupan


Tahun-tahun berlalu, ketika kau menatap langit

Aku temukan, kamu sedang bernaung dilangit yang sama


Cinta ini, tidak akan padam dimakan waktu

Karena ku sangat yakin, kita ada untuk bersama

Hanya kematian yang akan memisahkan kita

Hanya kematian, menjadikan kita kesepian

Tapi aku yakin kenangan cinta, rasa rindu dikala berjauhan


Akan menghadirkan senyuman

Senyuman ketika kita terpisah di masa tua

Maka aku sangat berharap, bahwa kita nanti akan hidup bersama

Menikmati sisa hidup, mengasihi dalam kekurangan

Saling melengkapi, untuk hidup yang terus dijalani

Aku cinta padamu, kehidupaku adalah kamu cinta kita berdua


2. Bayangan senyumu

Memang tidak nyaman dihantam rindu

Rasa lelah karena pikiran yang ingin bertemu

Memelukmu, melihat senyummu

Jarak ini sering membuatku kesal


Hanya bisa mengucapkan rindu

Mendengar lembutnya suara cinta

Walau hidup harus jauh, tapi bayang senyummu

Adalah kekuatan untukku, melangkah menempuh pendidikan


Ku harap kamu disana tetap cinta padaku

Senyumanmu ada dalam benakku

Ada dalam bayangan dikala sendiri


Menatap indahnya pagi hari 

Dan kita, ku yakin kalaupun berpisah

akan tetap ada kasih di kedalaman hati

Salam kasih dan rindu dariku untukmu


3. Salam dan sedikit petuah dariku untuk kamu yang LDR

Untuk kamu yang membaca puisi ini

Mungkin saja kamu sedang terpisah jauh 

Dari kekasih hatimu

Aku tidak tahu, apakah karena pekerjaan

Ataukah karena menempuh pendidikan


Tapi untukmu yang LDR, ujian kesetiaan

Terjadi atas hidupmu

Nasehat dariku, tinggalkan dia

Jika kamu menemukan yang lain dapat membuat hatimu berdebar

Ini jika kalian masih pacaran


Tapi jika kamu sudah menikah

Saya harap kamu jangan gila

Hanya karena yang menggoda

Kamu rela melukai hati wanita yang menunggumu

Karena aku seorang pria, maka aku ingatkan kamu juga


Untuk kamu istiri, rela jauh dari kekasih hatimu

Aku percaya, kamu dapat jauh lebih setia

Jika dibandingkan pria

Tapi tidak menutup kemungkinan

Maka nasehatku untukmu tetap sama

Jangan gila wahai isteri

Kalau masih pacaran, aku rasa masih bebas

Tapi jika benar-benar sayang

Aku harap menjagalah hati yang telah pasanganmu titipkan


Baca Juga: 

Maka salam hangat dariku, Agung Raditia yang menulis puisi karena terlalu sering berimajinasi. Mengisi kesendirian dan alunan suara kipas angin menemaniku disini.