Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Puisi Kehidupan | Dunia Memang Tidak Terkendalikan apalagi Kala Covid-19 Makin Menjadi Beberapa Minngu ini

Sebuah kebodohan yang menjelma dalam dari manusia

Berlagak kuat dan hebat namun sebenarnya tidak lebih dari sebuah uap

Kecil nan mematikan, kau yang berlagak hebat tetap berlagak

Membuat jiwa dingin meronta-ronta berharap ada wajah penyesalan darimu


Kamu merasa bangga dengan semua kegilaan dan keagungan fana

Tanpa kamu sadari bahwa organ tubuhmu semakin melemah

Harapanku semua kangkuhan itu diterpa virus ini

Agar wajah itu terlihat menyedihkan


Bahkan memikirkan mau kemana setelah kau mati

Agar kau tersadar ditengah sekaratmu, dan bertanya

Apakah benar yang kulakukan selama aku sehat

Atau aku hanya menjadi orang yang berpura-pura menunjukan kehebatan

Namun dalam diri tersimpan ratusan juta kelemahan


Covid mengajari, mudahan ia menyerang yang membuat geram

Orang-orang yang tidak memikirkan orang lain

Kehidupan mereka hanya berpusat pada diri

Tersebar begitu cepat


Semua aturan dilanggar dengan gampang

Merasa diri adalah tuhan

Sungguh membuat geram

Corona kiranya menunjukan, apa itu kuasa yang mematikan?


Namun kau covid dalam diam menggerogoti manusia gila

Namun terlihat sangat waras, yang mengabaikan betapa berbahayanya kau

Kehidupan yang fana ini, selalu menunjukan kesombongan belaka

Bahkan karena itu beberapa munggu ini

Tingkat yang fosotif semakin menjadi

Rasanya percuma semua himbauan 

Semua itu sia-sia belaka


Namun jika dipikirkan

Memang tanpa covid-19 dan segala hal yang menjengkelkan menerpa

Dunia ini memberikan kesia-siaan

Semua itu adalah usaha menjaring yang tidak dapat dijaring


Jadi tidak ada yang perlu disalahkan

Meskipun membuat diri geram

Memang dunia begini adanya 

Tidak terkendalikan, bahkan oleh orang terhebat


Karena tidak ada yang hebat, kita hanyalah debu 

Debu jika tidak bernapas lagi

Jadi selama Covid-19

Apa yang kamu lakukan kawan


Apa yang diubahkan dari pola pikirmu

Ketika kamu menatap realita dunia

Jadi aku ingin katakana dunia tidak sedang baik-baik saja

Setelah Covid atau Corona, tidak dapat kita hindari

Mungkin akan hadir kejadian yang lebih menyakitkan dari pada sekarang


Begitulah kehidupan, jadi kendalikan dirimu

Jaga kesehatanmu, dan lakukan yang yang fositif dan benar

Jalani hari dengan bersyukur, dan selamat menikmati harimu

Sampai betemu di puisi-puisi lainnya. Dahhhhhhhh