Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Puisi Inspirasi | Memanjat Yang Tidak Pasti


Dalam benak, dipenuhi dengan getaran

Getaran takut, akan sebuah masa yang akan datang

Belum dapat menerima realita

Sehingga hanya berdiam dan melihat keatas


Detik menitpun berlalu, sebuah waktu

Selalu menunjukan kematangan

Namun ia ada diatas, hanya rasa malas dalam diri

Begitu susah untuk bangkit


Takut, keluhan, dan masih banyak lagi

Semuanya hadir dalam pikiran

Ia merasuki, sehingga sebuah rencana untuk memanjat

Mendapatkan waktu yang matang untuk sebuah karya terhenti


Maka kemalasan semakin menjadi-jadi

Sebuah alasan, bahwa lebih baik tidak melakukan apa-apa

Namun dalam diri, menyimpan kebosanan yang menyakitkan

Maka tanpa disadari dimakan oleh sebuah kebiasaan


Kebiasaan hanya memandang

Tidak berani memanjat, mengambil resiko

Bahwa diri harus tergores dan sakit

Untuk mencapai seuatu yang menyenangkan


Mematikan kebosanan dalam diri

Namun hidup terus menerus bagai katak dalam tempurung

Bagai ikan puyu dalam toples dan berlumut

Terdiam, membisu, dan terpaku


Keluar dari kebodohan 

Yang tertanam dalam diri tidaklah mudah

Bahkan ia tanpa terasa sudah bertahun-tahun 

Ia membuahkan hasil yang mengerikan bagi diri


Bangkit Dan Belum terlambat

Sebuah realitas dan kegagalan, tidak akan dapat kita hindari

Namun sebuah masa akan datang, untuk memetik

Sebuah, waktu yang telah matang

Maka panjatlah pohon waktu itu!


Behenti melihat, kagum, dan memikirkan

Kamu memiliki kesempatan yang sama

Untuk sebuah panjatan

Sebuah goresan, merupakan guru yang baik


Sakit, lelah, dan tidak mampu

Merupakan keadaan yang baik jika disadari

Ketika mencapai waktu yang matang itu

Sudah dapat dipastikan bahwa tidak ada kepastian


Ini dunia bro, jangan mencoba mengendalikannya

Karena kita pasti akan hancur karenanya

Kamu punya hati dan logika

Maka kendalikan dua hal ini, dalam dirimu


Ketidakpastian adalah harapan

Harapan untuk semakin menjadi kuat

Kuat melihat realita ke depan yang sudah pasti, menyakitkan

Melihat kehidupan dari kacamata yang berbeda


Memandang segala hal, bukan dari sisi kebodohan

Namun melihat setiap kejadian dalam hidup

Maka oleh hal itu menemukan, hal baru yang baik

Setiap perjalanan, sadarilah bahwa itu sebuah anugerah

Maka hiduplah berguna sampai napas tidak berhembus lagi


Hai, sahabat kapanpun Anda, melihat dan membaca puisi ini maka saya harap, puisi saya ini dapat meberikan ide dan keberanian dan kesadaran akan kehidupan yang tidak sesuai dengan apa yang Anda pikirkan. Puisi ini untuk kita, mengingatkan bahwa diri kita lemah dan seringkali terlarut dalam ketakutan.

Baca Juga : Puisi Cahaya Harapan Kehidupan

Ingin melangkah namun tetap diam, ingin seuatu yang luar biasa namun tidak mau memulai dari kegagalan (inilah kita). Selamat menikmati harimu sahabat dan sampai jumpa di puisi-puisi lainya.