Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Inspirasi | Bagaimana Agar Saya Produktif?

Bagaimana Agar Saya Produktif

Pada artikel Inspirasi sebelumnya saya menulis tentang hidup produktif pada masa senggang, namun kali ini kita akan bersama berlatih untuk bisa menjadi produktif itu sendiri. Waktu-waktu ini terus berlalu kawan, jika kita tidak menyadari hal ini kita akan menjadi manusia yang lebih suka meremehkan setiap kesempatan yang ada. Penyesalan tentunya akan menghampiri kita.

Blog inspirasi motivasi ada begitu banyak diluar sana, ada begitu banyak buku, yang membahas tentang hal yang saya tuliskan saat ini, bahkan apa yang saya tulis sakarang adalah hasil dari bacaan dan semua teori yang sudah saya terapkan dan saya oleh dalam otak saya, bagaimana menggunakan waktu agar berguna bagi kehidupan atau lebih produktif.

Saya selalu berjuang untuk dapat lebih produktif, saya bukan pakar produktif justru saya membenci hal ini, karena jauh lebih nyaman jika bermalas-malasan. Namun jika seperti itu terus saya yakin akan mati dengan penyesalan dan kebosanan karena diri yang tidak berguna.

Diri saya akan terus menghakimi diri sendiri. Karena pada dasarnya diri kita adalah suatu individu yang jauh lebih suka untuk bekerja, karena untuk itulah kita hidup dalam dunia.

1. Rumput Taman

Mungkin Anda bertanya mengapa saya membuat subjudulnya rumput di taman? Jika ingin tahu lanjutlah baca artikel ini.

Sadarilah bahwa dalam sebuah taman yang indah dan dirawat dengan baik, setiap hari ada pekerja yang dengan sepenuh hati menyapu, menata, agar taman tersebut senyaman mungkin. 

Ada perjuangan, ada yang tidak diperhitungkan oleh para pengunjung taman. Yaitu perjuangan pekerja taman.  

Padahal tanpa orang-orang yang meskipun dibayar namun ada kerelaan juga pada diri mereka untuk terus merawat taman itu, maka hancurlah teman itu dipenuhi rumput liar.

Setiap bunga, dan tamanam lainnya ditanam, lalu  dirawat dengan baik sehingga terus mengahasilkan taman yang indah dan nyaman untuk bersantai, nyatai untuk membaca buku, dan untuk anak-anak yang berlarian.

Rumput tidak ditanam, namun ia akan tumbuh tanpa dirawat, subur tanpa disirim, akan hidup tanpa diperhatikan. Ini artinya ia akan selalu menang jika dibiarkan, ia akan selalu menghancurkan jika tidak kita menghancurkannya.

Bukankah penghalang kita untuk produktif adalah rumput yang secara alami ada dalam diri kita, taman yang indah namun karena rumput kemalasan tidak ada keindahan dalam diri.

Segala hal tentang ketidakberhargaan diri selalu hadir dalam diri. Taman yang seharusnya tempat orang berteduh dan memberikan kenyamanan. Kini tidak berguna dan dijauhi.

Karena kemalasan yang dibiarkan dan dimanjakan menjadikan diri tidak berguna hidup dalam kebosanan setiap saat. 

Satu-satunya cara untuk priduktif cabut rumput dalam dirimu, hancurkan kemalasan ditamanmu. Dan ini semua harus dilakukan sampai mati, tidak ada kata berhenti untuk merawat taman, yang adalah diri kita.

2. Habiskan Rumput Taman Sehingga Bunga Bermekaran

Rumput merupakan kemalasan dan taman adalah diri kita, setiap tukang pembersih taman adalah keberanian kita untuk keluar dari segala jenis kemalasan dalam diri, sehingga kita dapat menjadi produktif. 

Memilih jalan yang penuh tantangan namun akan selalu menyakitkan karena mematikan kemalasan dalam diri.

Ketika kita memulai kehidupan yang produktif, akan banyak rasa sakit karena rumput kemalasan yang kita cabut itu mempunyai akar. 

Kita mencabut kemalasan itu sampai ke akar-akarnya sehingga semuanya habis. Karena hal inilah akan menimbulkan luka dalam diri.

Jika Anda menyerah mencabutnya maka rumput itu akan dengan mudah tumbuh sebur dan merusak bunga-bunga yang Anda tanam. 

Jadi teruslah produktif, ingat ini perjalanan seumur hidup, untuk mengerjakan hal-hal yang disitu kita menerima kepuasan sejati dan kebosanan mati dari dalam diri.

Artikel ini juga dapat dikatakan sebagai tips untuk tidak bosa, yak arena buah dari hidup produktif selain kehidupan yang lebih puas dan berharga, sudah dapat dipastika tidak akan membosankan. 

Otak kita akan selalu bekerja dan mengolah sesuatu untuk lebih produktif, karena hal inilah kebosanan itu hilang atau pergi.

3. Taman Yang Sudah Bersih

Terhirup oleh saya bau-bau bunga di pagi hari, Bunga taman yang memberikan kehidupan kepada lebah-lebah. Kini banyak orang bekunjung ke taman yang indah itu, kehidupan pun ceria, terdengar oleh saya anak-anak berlarian dan menikmati angin siang hari.

Kehidupan Anda dan saya telah mencabut dan terus berproses mencabut rumput sehingga hidup kita dapat benar-benar bermakna bagi sekitar kira. Sehingga kita hidup dalam kepuasan selalu. Walaupun bosan tidak akan lama. 

Kehidupan kita adalah taman yang indah, jadi kehidupan prosuktif tentang bagaimana kita menjadi orang yang tidak hanya produktif bagi diri sendiri.

Seperti taman yang adalah sumber kehidupan dagin kebahagiaan demikian juga hidup kita, sehurusnya mampu berbagi kepada sesama kita.

Melakukan sesuatu atas dasar, saya harus memberikan hal terbaik semampu saya kepada orang lain. Namun ingat ini, ketika kita menjadi teman yang indah akan selalu ada orang yang membuang sampah sembarang di taman kita. 

Maka segera buang sampah itu dan nikmatilah kehidupan kita.

Akhirnya..... 

Satu-satunya cara menjadi produktif adalah mematikan kemalasan dalam diri kita, teruslah berjuang, jangan berhenti Anda tidak sendiri saya akan terus menemani melalui tulisan-tulisan saya. Karena sampai hari inipun saya terus berjuang untuk produktif dimanapun dan kapanpun. 

Ketika hidup sekedar hidup lalu untuk apa Anda dan saya ada didunia ini? 

Hidupalah produktif dengan tujuan tidak hidup bagi diri sendiri, melainkan hidup bagi banyak orang juga, mejadi sumber kebahagiaan dan sumber kehidupan.

Inilah kehidupan selamat menukmati harimu dan saya Agung Raditia sampai jumpa pada artikel-artikel lainnya.