Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Puisi Kehidupan Kegagalan Dan Ratapan

Kegagalan Dan Ratapan

Sahabat yang menyakitkan 

Ia datang bukan untuk menghancurkan

Menyakitkan karena tidak sesuai harapan

Dia seperti musuh yang mematikan


Ia memberi pukulan demi pukulan

Ku berteriak namun ia telah hadir

Bukan ini yang ku mau

Ini suatu kegilaan, mengapa?


Apa salahku, aku telah belajar

Untuk menjadi yang terbaik

Namun kau datang memusnahkan

Apa mau mu? Apakah kau sudah senang?


Ratapan demi ratapan 

Bukannya semakin nyaman

Malah semakin sakit

Apakah ini yang dinamakan kehidupan?


Kau kegagalan yang datang

Tanpa diundang

Hadir memberi sakit

Membuat ku tau 

Arti dari sebuah ratapan


Tetesan keringat seolah tak berarti

Bila kau menghampiri setiap manusia

Kau buat frustasi, apa mau mu?

Namun kau berbisik bahwa kau sebahat yang baik


Bukan ratapan tapi persahabatan

Kegagalan adalah sahabat baik

Ia ketulusan nyata, dalam kehidupan

Kegagalan memberikan pembalajaran


Meratapi kehidupan

Itu manusiawi

Menyadarkan diri

Bahwa sahabat sejati 

Dia, ya kegagalan


Dari sini, aku belajar

Bahwa bukan tentang apa 

yang ku lakukan

Tetapi tentang apa?

Yang menjadi responku


Jika sehabat baik itu

Ku benci 

Karena rasa sakit yang ia berikan

Selamanya aku hidup dalam kegelapan


Renungkanlah kawan!

Bahwa kegagalan tidak 

Untuk menjadi ratapan

Ia adalah harta berharga


Sewaktu waktu 

Ialah akan membuat kau terseyum

Darinya diri ini menjadi lebih kuat

Tahan banting, mengerjakan 

Dan bersyukur

Bukan keluhan

Inilah kehidupan 

Tidak seindah sebuah drama

Yang berujung pada bahagia selamanya


Tapi perjuangan dari sebuah 

Kejadian yang menyakitkan

Kesakitan ,enjadi sehabat karip

Untuk perjuangan berikutnya

Menerjang badai kehidupan


Dengarkan Podcast Puisi Kegagalan Dan Ratapan


Terimakasih telah mendengar puisi ini, kiranya puisi ini dapat memberikan semangat baru bagi sahabat. Dan sahabat merenungkan bahwa kegagalan kita bukanlah akhir.

Kegagalan adalah anugerah, karena kita menemukan sahabat yang bukan mahluk hidup namun ia nyata dan membuat kita tahan banting dan berbeda saat menyikapi sebuah persoalan.