Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Puisi Cinta Sedih | Melupakan Yang Tak Mencintai

Melupakan Yang Tak Mencintai

Tatapan mata itu memberikan kenyamanan

Setiap hari memikirkan, apakah kamu sudah makan?


Dalam hening tersenyum, berharap kita selamanya bersama

Mungkin ku tak sempurna, tapi aku cinta

Ini bukan cinta monyet, ini cinta manusia kepada manusia lainnya


Awal bertemu senyum itu, menggambarkan kebahagiaan dihatiku

Seiring berjalannya waktu, aku mendekatimu

Sampai akhirnya, kata cinta terucap dari mulutku

Kita dekat, kau sepertinya menerimaku apa adanya


Sampai akhirnya kita harus saling melupakan

Tapi sebenarnya, kamu tidak melupakan aku

Karena kamu sebenarnya tidak pernah mengingatku

“Bagaimana mungkin? Bukankah kita saling mencintai”

Aku berbicara dalam hatiku


Tapi seharusnya aku sadar

Bahwa sebenarnya, aku yang terlalu cinta

Aku yang memberi harapan

Sedangkan kamu tidak pernah menginginkan itu


Andai saja kau berkata dari awal kalau kamu tidak suka denganku

Mungkin aku akan pergi, pantas saja, dalam benakku berkata

“Dia tidak suka kamu.” 

Keterpaksaanmu justru membuat aku makin sakit 


Kini aku yang harus berjuang melupakanmu

Tapi ini kebodohan, untuk apa mempertahankan?

untuk apa aku memikirkan?

 Jika itu tidak pantas untuk dipikirkan

Biarlah ini terjadi, menjadi perlajaran 

Untuk menemukan sang belahan hati.

\


Milikilah hati yang lebih peka berhenti membohongi dirimu jika kamu tau dia tak suka padamu. 

Apakah benar ia mencintaimu atau ia hanya kasihan padamu. 

Lihat baik-baik responnya jika ia. tidak membutuhkan perhatianmu, pergilah dan jangan biarkan hatimu disakiti.