Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

INSPIRASI KEHIDUPAN Sekarang Bukan Nanti

Ketika Tujuan Jangka Pendek Sederhana Namun Sulit

Mempuyai cita-cita sangatlah penting itu mengapa, ketika kita masih di bangku SD dulu seringkali kita ditanyakan, cita-citamu apa? Kalau sudah besar mau jadi apa? Tanpa kita sadari pertanyaan-pertanyaan itu membuat pemikiran kita berpikir untuk terus hidup di masa yang akan datang. Kita ada di masa sekarang tetapi selalu saja termotivasi untuk hidup dimana cita-cita kita itu akan diraih. 

Ketika kita mulai remaja kita menjadi orang yang tidak menerima apa yang sekarang sedang dijalani. Ketika SD, kita berpikir untuk betapa indahnya kalau sudah SMP. Ketika sudah SMP, kita berpkir lagi betapa kerenya kalau saya SMA/SMK. Begitu seterusnya bila kita sudah meraih apa yang sekarang kita jalani, kita selalu berpikir andai, andai, dan andai. Lebih buruknya lagi orang tua kita mendukung pemikiran semacam itu.

Sukses, berhasil, dan mempuyai keluarga dan anak-anak, bila hidup kita ditentukan oleh yang akan datang atau nanti. Maka kesadaran terbaik terjadi ketika kita sudah tua. Lalu bertanya pada diri sendiri. Apakah saya sudah berhasil? Jawabnya ya sangat sukses. Lalu apakah saya selama ini menikmati hidup saya? Bila kita jujur di masa tua maka akan selalu ada saja penyesalasan bagi mereka yang memaknai hidup berdasarkan nanti, bukan sekarang.

Contoh diatas, bila Anda berhasil. Bagaimana kalau sebaliknya? Karena tujuan Anda, cita-cita itu justru menjadi tekanan pada diri Anda. Sehingga selalu saja berpikir untuk mencari jalan pintas untuk memperolehnya apa yang Anda cita-citakan. Pada bagian ini justru mambuat frustasi, karena selalu saja dalam diri terdorong untuk hidup di masa depan. Tidak sedikit karena ketidakpuasan, akan masa sekarang justru membuat seseorang melakukan hal-hal yang sangat merugikan diri sendiri dan orang lain. 

Cita-cita itu baik jika disadari bahwa waktu yang akan datang bukanlah makna kehidupan. Mari kita melihat diri kita sekarang, waktu ini. Mungkin saat-saat Anda membaca tulisan ini, lihat diri Anda. Saya ingin katakan. Belum terlambat untuk menikmati waktu sekarang. Lalu bagaimana cara menikmatinya, hidup saya sekarang pas-pasan, dan mungkin otak dan hati Anda selalu saja banyak alasan untuk terus mengeluh dan terjebak untuk hidup pada masa depan yang belum pasti apakah itu membuat Anda puas atau justru sebaliknya.

Saya ingin menunjukan kepada Anda kepuasan hidup itu adalah nyata. Bukan tentang cita-cita dan masa yang akan datang, tapi sekarang. Anda sekarang bekerja keras untuk masa depan tetapi Anda tidak menikmati masa sekarang, maka masa depanpun, ketika Anda mencapai apa yang diimpikan tidak akan dinikmati bahkan hambar. Bukan berarti setiap kerja keras itu adalah hal yang salah. Bahkan itu hal yang sangat baik, sangat baik dan harus diperjuangkan.

Hari ini akan berlalu dan hari-hari berikutnya akan menjadi hari ini, sekarang. Maka saat Anda menikmati hari ini bukan karena situasi atau kondisi, maka hari-hari ini yang akan datang akan Anda nikmati. Bukan berarti tidak ada masalah dan hidup selalu nyaman dan aman. Masalah akan selalu ada ia adalah teman baik, ia adalah sahabat yang baik. Justru kitalah sebagai manusia seringkali menganggapnya sebagai musuh. Masalah yang merupakan sahabat adalah masalah positif yang akan kita ciptakan sendiri. Apakah itu?

Menciptakan tujuan hidup jangka pendek, inilah masalah yang kita ciptakan, dari kehidupan yang semaunya, bermimpi bahwa tanpa perjuangan dan masalah yang diciptakan tujuan Anda akan tercapai. Itu omong kosong. Tujuan jangka pendek sangatlah penting dan tidaklah mudah meskipun terlihat sederhana. Bukan tujuan jangka pendek untuk 1 bulan dan tahun ke depan, yang saya maksud merupakan jangka pendek untuk beberapa jam kedepan. 

Selama ini kita terjebak pada waktu yang akan datang, melalui tulisan ini mari hidup produktif untuk Anda nikmati, yang terpenting itu sekarang bukan nanti. Menikmati hal-hal sulit yang Anda lakukan merupakan hal terindah untuk memaknai hidup Anda. 

Ketika saya menulis hal ini menikmati masa sekarang bukan tentang yang akan datang. Merupakan suatu tantangan bagi saya. Karena saya sering gagal menikmati hari-hari yang saya lalui. Tetapi ketika saya mengingat dan melihat lagi hidup saya. Hidup saya adalah uap yang ada, lalu tidak ada. Saya sadar bila hidup di dunia ini tidak saya nikmati dengan cara hidup lebih rajin, lebih banyak melakukan hal-hal penting, lebih banyak menolong orang lain, dan lebih banyak menikmati waktu-waktu sekarang ini, maka saya sangatlah rugi. Kapan saya merasa rugi, di masa tuan anti. 

Kita ini manusia sosial, harus mempuyai hubungan satu sama lain. Jadi makna kehidupan yang adalah waktu sekarang bukan nanti. Setiap tindakan jangka pendek yang akan Anda lakukan haruslah berguna juga bagi orang lain. Bukan hanya untuk diri sendiri. Maka kehidupan yang puas merupakan kehidupan yang hari ini dinikmati, bersama orang terdekat, dengan mata yang tertuju pada apa yang dicita-citakan. Tanpa harus berpikir bahwa cita-citalah makna hidup, cita-cita hanyalah bonus kehidupan, paling utama adalah waktu dinama kita berada sekarang, masih bernapas dan berpikir. 

Gunakanlah pikiran, untuk memikirkan apa yang Anda lakukan hari ini setelah membaca tulisan ini. Bagaimana sebuah tujuan jangka pendek bisa merubah kehidupan menjadi lebih indah? Lalu siapa saja yang bersama untuk dibahagiakan? Dan terus mengarahkan mata pada tujuan yaitu bonus, suatu saat akan diraih, kalaupun tidak diraih tidak masalah.

Selamat menikmati hari ini, hati yang gembira adalah obat. Semangat yang patah mengeringkan tulang.